Archive for December, 2006

Jumat malam di sela waktu kerja yang gw korupsi, gw chatting sama seorang temen yg kerja di Brunei. Obrolan ngalir dari nomor HP dia yang ganti, ketentuan pembelian nomor HP di Brunei, sampai akhirnya nyambung ke masalah video bokep anggota DPR sama penyanyi dangdut. Dia nawarin video berisi adegan ranjang itu. Nah, kebetulan tuh. Lagi penasaran. Anak-anak di kantor juga pada cari. ‘Transaksi’ pun berlangsung. Video dikirim….. Video diterima…..
Waktu nyetel video itu, komentar-komentar keluar dari mulut beberapa temen. "T—tnya kecil…," "Itu sih jempol,"  "Malu-maluin telanjang bulat beneran," "Lagi mabok kali…," dst dsb. Mukanya jelas banget bo. Banyak orang bilang muka itu mirip anggota DPR Yahya Zaini dari Fraksi Partai Golkar daerah pemilihan Jawa Timur 7. Kabarnya lagi, doi mantan Ketua Umum PB HMI. Nah lo. Trus, ‘ayam’ yang dia ‘pake’ adalah penyanyi dangdut stiker alias selebriti tidak terkenal Maria Eva. FYI, Di DPP Golkar YZ jadi Kepala Bidang Kerohanian. Walah..

Besoknya, pas naek angkot ke tempat les, gw iseng baca koran Lampu Merah punya sopir angkot. Judul HL-nya gede banget ‘Payah, Anggota DPR yang Maen Bokep Sama Artis Cuma Bisa Setengah Menit’ lengkap dengan foto-foto adegan di film itu, termasuk muke si YZ. Emang sih videonya cuma berdurasi 42 detik, tapi kenapa Lamer menyimpulkan YZ cuma ‘mampu’ 30 detik?
Koran ini mengutip pernyataan Annisa Bahar yang kenal dekat dengan ME. Intinya, si ratu goyang patah-patah ini ga nyangka ME kayak gitu. Padahal, ME yang dikenal Bahar itu religius, bahkan Bahar pernah bantu2 ME bikin album religi. ME juga ngaku ke Bahar pernah menunaikan ibadah haji. Nah lo lagi.
Sabtu siang gw cek di youtube.com ternyata juga udah ada. Detik.com menyebutnya ‘Klip Video Porno Yahya Zaini-Maria Eva Mendunia’. Tapi Minggu gw cek lagi udah ga ada. Duh kecewa…
Fenomena apa ini…. Makin ke sini kok makin ga jelas mana orang yang munafik atau mana orang yang sok suci. Masihkah Anda-Andi akan memilih pada pemilu 2009? Semoga tidak.

Comments 3 Comments »

Selamat Hari AIDS sedunia buat rekan2 ODHA. Peringatan yang cuma sehari ini saya yakin hanyalah menjadi refleksi dari besarnya perhatian komunitas internasional terhadap Images_1HIV/AIDS sebagai problem bersama. Saya tau sebenernya ga perlu nunggu 1 Desember buat kasih dukungan semacam ini. Anyway, yakinlah banyak pihak di luar sana menaruh simpati pada rekan2 ODHA walaupun ga semuanya. Masih ada di ’segelintir’ kalangan antipati terhadap musibah itu, tak terkecuali jurnalis. Tahun lalu waktu saya meliput kunjungan direktur UNAIDS yang saya lupa namanya, seorang teman reporter menolak saya ajak wawancara ODHA, sepertinya karena takut.
Harus diakui, anything happens for a reason. Begitu juga dengan HIV/AIDS terjadi sebagai imbas suatu perbuatan dan Tuhan memberikannya karena suatu alasan. Jangan tanya kenapa, karena suatu saat kita akan tau di balik rencanaNya. Semua tampak indah dari Atas. Terlepas dari itu, HIV/AIDS bukanlah juga kutukan melainkan penyakit ‘biasa’. Tetapi ini tidak boleh menyurutkan kehatia-hatian kita dalam setiap bertindak untuk menjauhi dampak-dampak yang tidak baik. Keyakinan saya mengatakan, Tuhan menciptakan penyakit beserta obatnya. Memang, untuk penyakit yang satu ini belum ditemukan obat yang benar-benar diakui. Yang ada sejauh ini masih sebatas klaim-klaim yang belum terbukti, seperti buah A, daun B, biji C, dan seterusnya.
Jika rekan2 ODHA berpikir positif, musibah (saya tidak ingin menyebutnya sebagai penderitaan) yang menimpa itu sedikit/banyak akan berkontribusi pada penelitian penemuan obat HIV/AIDS yang pada akhirnya bermanfaat bagi masyarakat luas. Hidup terlalu indah untuk disesali, terlalu manis untuk disia-siakan, terlalu berharga untuk berputus asa. Jadi berbuat apa aja yang bermanfaat bagi orang lain daripada menyesali musibah, nasib, kemalangan, kekurangan, atau apalah namanya yang menimpa diri. Toh kita tidak sendiri hidup di dunia ini dengan musibah, nasib, kemalangan, kekurangan, atau apalah namanya itu.

You are not alone
I am here with you
Though you’re far away
A am here to stay
You are not alone
I am here with you
Though we’re far apart
You’re always in my heart
You are not alone

Comments No Comments »